NAMA                        : RIFKY FAJRIANDI MUHARAM

KELAS                       : 4ID03

NPM                           : 36418146

MATA KULIAH       : ETIKA PROFESI

 

Tugas SNI dan ISO

Silakan ada buat posting di blog Anda tentang (1) Standar Nasional Indonesia dan (2) ISO, khususnya mengenai manajemen mutu.

 

A.    STANDAR NASIONAL INDONESIA

a)            Standar Nasional Indonesia (disingkat SNI) adalah satu-satunya standar yang berlaku secara nasional di Indonesia. SNI dirumuskan oleh Komite Teknis (dulu disebut sebagai Panitia Teknis) dan ditetapkan oleh BSN

b)         Agar SNI memperoleh keberterimaan yang luas antara para stakeholder, maka     SNI dirumuskan dengan memenuhi WTO Code of good practice, yaitu:

a.      Openess (keterbukaan)
Terbuka bagi agar semua stakeholder yang berkepentingan dapat berpartisipasi dalam pengembangan SNI;

b.     Transparency (transparansi)
Transparan agar semua stakeholder yang berkepentingan dapat mengikuti perkembangan SNI mulai dari tahap pemrograman dan perumusan sampai ke tahap penetapannya . Dan dapat dengan mudah memperoleh semua informsi yang berkaitan dengan pengembangan SNI;

c.      Consensus and impartiality (konsensus dan tidak memihak)
Tidak memihak dan konsensus agar semua stakeholder dapat menyalurkan kepentingannya dan diperlakukan secara adil;

d.     Effectiveness and relevance
Efektif dan relevan agar dapat memfasilitasi perdagangan karena memperhatikan kebutuhan pasar dan tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku;

e.      Coherence 
Koheren dengan pengembangan standar internasional agar perkembangan pasar negara kita tidak terisolasi dari perkembangan pasar global dan memperlancar perdagangan internasional; dan

f.      Development dimension (berdimensi pembangunan)
Berdimensi pembangunan agar memperhatikan kepentingan publik dan kepentingan nasional dalam meningkatkan daya saing perekonomian nasional.

 

B.    ISO KHUSUSNYA MENGENAI MANAJEMEN MUTU

            ISO 9001 adalah standar sistem manajemen mutu yang diakui secara internasional, yang merupakan tolak ukur global untuk sistem manajemen mutu. ISO 9001 menetapkan persyaratan dan rekomendasi untuk desain dan penilaian dari suatu sistem manajemen mutu. ISO 9001 bukan merupakan standar produk, karena tidak menyatakan persyaratan yang harus dipenuhi oleh sebuah produk (barang atau jasa), namun diharapkan bahwa produk yang dihasilkan dari suatu sistem manajemen kualitas internasional, akan berkualitas baik (standar).

 

 

 

SUMBER :

https://www.osscertification.id/certification/iso9001

https://www.bsn.go.id/main/sni/isi_sni/5 ( (sumber Strategi BSN 2006-2009 )

Komentar