Bahaya Sampah Sedotan plastik


Assalamualaikum Wr.Wb

 Halo teman-teman saya Rifky Fajriandi Muharam dari Universitas Gunadarma Margonda Depok Jurusan Teknik Industri, Dengan Mata Kuliah Ilmu Sosial Dasar, Kali ini saya kembali menulis tentang 5 Fakta Bahaya Nya Sampah Sedotan Plastik, Indonesia merupakan negara yang penuh dengan keindahan. Namun keindahan tersebut akan percuma apabila kamu masih tega membuang sampah secara sembarangan, terutama plastik. Banyak fakta sampah plastik yang pasti bikin kamu kaget mendengarnya.

Berdasarkan data dari penelitian yang dilakukan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, sampah non organik terus meningkat. Di antara beberapa jenis, sampah plastik juga mengalami peningkatan dari segi jumlah.

Namun jika dihitung angka, banyak fakta sampah plastik yang perlu kamu tau. Melansir dari berbagai sumber, berikut fakta-fakta sampah plastik yang mencengangkan!


 1. Jumlah sampah plastik Indonesia sama dengan 60 kali luas lapangan sepakbola


Tahun 2015, penelitian dari Universitas Georgia mengatakan bahwa Indonesia menjadi negara kedua terbesar di dunia sebagai penghasil sampah plastik ke laut.

Gimana enggak Zens, menurut Kementerian Lingkungan Hidup Kehutanan, sampah plastik dari 100 toko/gerai anggota Asosiasi Pengusaha Retail Indonesia (APRINDO) selama satu tahun menghasilkan 10,95 juta lembar sampah kantong plastik. Ini berarti sama dengan sekitar 65,7 Ha kantong plastik atau sekitar 60 kali luas lapangan sepakbola.

2. Pada kota besar di Indonesia, satu orang menghasilkan 700 lembar kantong plastik per tahun

Gerai/toko yang tercatat sebagai anggota APRINDO di seluruh Indonesia, diperkirakan masing-masing menghasilkan 9,6 juta kantong plastik per hari.

Jika dalam satu hari, anggaplah satu orang menghasilkan dua kantong plastik dan di kalikan 365 hari. Seperti data laman Greeneration, pada tahun 2008 satu orang menghasilkan 700 lembar kantong plastik per tahun.



3. Tahun 2050, jumlah plastik di laut lebih banyak dari ikan

Melansir dari laman dw.com, saat ini rasio perbandingan antara plastik dan plankton diperkirakan 1:2. Jika dibiarkan begitu saja Zens, volume plastik akan melebihi ikan pada tahun 2050. Jumlah plastik di laut saat ini sekitar 150 juta ton, ini seperlima dari bobot total ikan yang ada.

4. Jumlah sampah sedotan di Indonesia bisa tiga kali kelilingi Bumi

Menurut data yang dikumpulkan oleh Divers Clean Action, perkiraan pemakaian sedotan di Indonesia setiap harinya mencapai 93.244.847 batang. Sedotan-sedotan tersebut datang dari restoran, minuman kemasan, dan sumber lainnya (packed straw).

Jumlah sedotan sebanyak itu jika direntangkan akan mencapai jarak 16.784 km, atau sama dengan dengan jarak yang ditempuh dari Jakarta ke kota Meksiko.

Dihitung per minggu, pemakaian sedotan akan mencapai 117.449 km, atau hampir tiga kali keliling bumi. Jarak satu keliling Bumi adalah 40.075 km.

5. Ada lebih banyak mikroplastik di laut dibanding bintang di Bima Sakti

Kamu tau gak Zens, berapa jumlah bintang di langit? Galaksi Bima Sakti atau “Milky Way” di mana tempat Bumi kita ini berada, diperkirakan memiliki 100-400 milyar bintang.

Sementara menurut Clean Seas, ada 51 trilyun mikroplastik di lautan dunia. Hal tersebut otomatis membuat jumlah plastik hampir 10 kali lipat lebih jumlah bintang.

Kutipan diatas Saya Ambil dari :


Karet Bungkus: Syauqi Ayyash
Ilustrator: Nanda Tri Pamungkas
Penulis: Ilham Musyafa
Editor: Ilham Musyafa



Tanggapan Pendapat atau opini :

    Sampah Plastik telah menjadi masalah Global. Fakta menunjukan bahwa sudah 86 persen sampah plastik di dunia berasal dari asia dan salah satunya indonesia, Situs lingkungan hidup, Ecowatch, memprediksi pada 2025 indonesia akan menjadi salah satu dari lima negara penyumbang sampah plastik terbesar di dunia.

   Kebanyakan sampah plastik di indonesia adalah sedotan. Jumlahnya mencapai 93,2 juta unit Per hari. Jika plastik sampah sedotan itu di bariskan bisa mencapai 16,784 Km sama dengan jarak Jakarta-Meksiko city. Jika pemakaian sedotan tak di kendalikan mulai dari sekarang, kelangsungan lingkungan hidup dan bumi dapat terancam.

SALAM GO GREEN...

Terima Kasih

Komentar

Postingan Populer